Sunday, October 13, 2019

Patung Yesus Tertinggi di Dunia Berada di Tana Toraja, Indonesia


Jika kamu beranggapan bahwa Patung Yesus tertinggi di dunia terletak di Rio de Jeneiro, Brazil maka kamu salah besar. Patung Yesus tertinggi di dunia saat ini berlokasi di Tana Toraja, Indonesia. Dengan ketinggian patung mencapai 45 meter yang berdiri di puncak Gunung Buntu Burake pada 1.700 mdpl. Kondisi ini mengalahkan Patung Yesus di Rio de Jeneiro yang hanya memiliki ketinggian 38 meter di puncak Gunung Corcovado pada 710 mdpl.
Patung Yesus di Tana Toraja bernama Patung Yesus Memberkati, dibangun pada Mei 2015 atas inisiasi dari Gubernur Sulawesi Selatan yang menghabiskan dana sebesar Rp. 22 milyar. Tujuan awal pembangunan patung ini adalah untuk meningkatkan daya tarik wisatawan sekaligus memberikan alternatif wisata religi di Tana Toraja. Hal ini terbukti berhasil karena setelah pembangunannya, pada tahun 2016 kunjungan wisatawan ke Tana Toraja meningkat sebanyak satu juta wisatawan.
Akses menuju Patung Yesus Memberkati cukup mudah karena dapat dijangkau dengan motor atau mobil dari pusat Kota Makale sejauh 4 Km. Biaya masuk lokasi ini hanya Rp. 10.000,- per orangnya. Karena berlokasi diatas gunung, untuk menuju Patung Yesus Memberkati harus melewati 500 anak tangga.
Keberadaan patung ini semakin mempopulerkan Tana Toraja yang sekarang tak sebatas sebagai destinasi wisata budaya saja, namun juga destinasi wisata religi. Patung ini kian populer setelah pada tahun 2018 lalu pemerintah setempat membangun sebuah jembatan kaca yang menghabiskan dana Rp. 4 miliar dalam pembangunannya.
Meski Patung Yesus Memberkati ini merupakan simbol bagi Agama Nasrani, namun yang berkunjung di tempat ini tidak hanya umat Nasrani saja. Keindahan bentang alam disekitar patung membuat banyak wisatawan lintas agama ramai berkunjung. Panorama Kota Makale tampak indah jika dilihat dari Gunung Buntu Burake. Suasana damai dan tenang selaras dengan keberadaan Patung Yesus Memberkati yang seolah seperti memberkati Kota Makale dari ketinggian
Sumber: phinemo.com

No comments:

Post a Comment